Tepat pada tanggal 14 Pebruari 2008 Lativi secara resmi berganti nama TV ONE dengan komposisi program 70 % berita sementara sisanya gabungan antara olahraga dan hiburan dan kepemilikanya kini berada dibawah Group Bakrie dibawah bendera PT VISI MEDIA ASIA menuruta sebuah laporan yang dikeluarkan Reuters Institute for the Study of Journalism dan Universitas Oxford pada tahun 2021 jaringan televisi one merupakan media yang paling banyak diakses masyarakat Indonesia dengan 53% responden mengakui mengaksesnya.
Mulai Kamis, 14 Februari 2008, Lativi secara resmi berganti nama menjadi tvOne. Kepastian peresmian nama baru ini disampaikan direktur utama tvOne, Erick Thohir, dalam jumpa pers pada 13 Februari 2008. Perubahan nama ini adalah upaya strategi manajemen untuk memberikan sesuatu yang berbeda di industri pertelevisian Indonesia. Peresmian tvOne (dalam acara berjudul “Sejuta Pilihan Satu Kepastian”) tersebut dilaksanakan di Plenary Hall, Gedung Jakarta Convention Center, dan ditayangkan secara langsung mulai pukul 19.30 WIB. Sebelum pergantian nama itu, tercatat beberapa program yang akan ditayangkan oleh tvOne sudah disiarkan terlebih dahulu beberapa hari sebelumnya di layar Lativi, seperti Apa Kabar Indonesia yang mulai tayang 3 hari sebelumnya, 11 Februari 2008. tvOne juga sempat mempertahankan beberapa program Lativi yang dianggap sesuai, seperti dokumenter Khatulistiwa

